• slide 1

    Featured 1

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua....

  • slide 2

    Featured 2

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua....

  • slide 3

    Featured 3

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua....

  • slide 4

    Featured 4

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua....

  • slide 5

    Featured 5

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua....

  • slide 6

    Featured 6

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua....

  • slide nav 1

    Featured 1

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor ...
  • slide nav 2

    Featured 2

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor ...
  • slide nav 3

    Featured 3

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor ...
  • slide nav 4

    Featured 4

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor ...
  • slide nav 5

    Featured 5

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor ...
  • slide nav 6

    Featured 6

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor ...

Welcome to Fresh Revolution

Delete this element to display blogger navbar

0 Download - AoA DVD Creator v1.8.5

AoA DVD Creator adalah perangkat lunak praktis untuk membuat dan membakar film (AVI, MPEG, DAT, FLV, MPG, WMV, ASF, MP4, 3GP, MOV) ke DVD yang bisa Anda manfaatkan untuk menonton di DVD player rumah Anda.

Dengan AoA DVD Creator, Anda dapat dengan mudah mengubah file video ke DVD dengan melalui proses pembakaran.

Software ini dapat membantu Anda membuat DVD sendiri cukup dengan drag dan drop file video ke dalam program, klik "Start"

Kelebihan AoA DVD Creator
- Sangat mudah digunakan
- Mendukung format file video, termasuk AVI, MPEG (MPEG-1, MPEG-2), MPG, DAT, WMV, ASF, FLV (Flash Video), MP4, 3GP, dan MOV.
- Mudah memotong segmen tertentu dari klip video.
- Dapat mengatur ulang video sesuai dengan yang anda inginkan.


Download AoA DVD Creator
Read more

0 Bikin Equalizer Musik Versi 3D

Meski menggambar di aplikasi vektor, Anda tetap bisa bermain-main dengan gambar 3D. Ya, aplikasi ini dapat dipakai membuat gambar tiga dimensi dalam proses menggambar obyek. Ini berkat hadirnya fasilitas “Extrude Tool” yang membuat proses penciptaan kesan 3D menjadi lebih mudah.

Untuk memanfaatkannya, Anda bisa mengikuti panduan membuat gambar equalizer musik 3D dengan CorelDRAW X4 berikut ini. Tool yang sama juga dapat Anda terapkan pada obyek lain seperti teks, misalnya untuk membuat teks 3D seperti judul komik Superman.

Ini langkah-langkahnya:

1. Equalizer adalah susunan kotak berwarna-warni yang biasanya muncul di peranti amplifier. Untuk awal pembuatan, buatlah sebuah kotak dengan [Rectangle Tool]. Klik-tarik pointer sambil menekan [Ctrl] untuk membentuk segi empat sama sisi.


2. Untuk membuat jajaran kotak, klik [Edit] > [Step and Repeat…]. Docker Step and Repeat akan muncul. Buatlah jajaran kotak vertikal. Isikan jumlah kotak yang hendak dibuat kotak “Number of copies:”. Pada “Horizontal Settings”, pilih [Offset], dan isikan kotak “Distance“ dengan 0,0.


3. Pada “Vertical Settings”, pilih [Spacing Between Objects], dan isikan angka jarak antar kotak pada kotak “Distance”. Di sini, nilai jarak diisi 1,15 inci. Selanjutnya, klik [Apply]. Maka kotak baru, sejumlah nilai yang telah dimasukkan ke “Number of copies”, akan muncul.


4. Seleksi semua kotak dengan mengklik-tarik pointer di sekeliling jajaran. Buat jajaran kotak secara horizontal. Pilih [Offset] dan isikan 0,0 pada “Distance” di “Vertical Settings”. Pilih [Spacing Between Objects] dan isikan jarak antar kotak di “Distance” pada “Horizontal Settings”.


5. Isikan jumlah duplikasi kotak pada “Number of copies:”, lalu [Apply]. Jajaran kotak akan muncul. Jajaran kotak equalizer selalu tidak sama tinggi, maka hilangkan sebagian kotak dengan mengkliknya, lalu tekan [Delete]. Seleksi semua kotak, klik-kanan kotak, dan pilih [Combine].


6. Tampilkan efek 3D. Klik [Extrude] di toolbox. Klik pada bagian tengah jajaran kotak, lalu sambil menekan tombol [Ctrl], klik pointer ke arah bawah. Tampilan tiga dimensi kini muncul. Cobalah mewarnainya dengan mengklik salah satu warna di palette warna.


7. Untuk mulai mewarnai, klik [Pick Tool]. Klik jajaran kotak, lalu pilih [Arrange] > [Break Extrude Group Apart], atau tekan [Ctrl] + [K]. Klik-kanan pada kotak, lalu pilih [Break Curve Apart]. Seleksi satu jajaran kotak vertikal]—boleh dari kiri atau kanan.


8. Pilih warna untuk jajaran tersebut dari palet warna di kanan jendela aplikasi. Selanjutnya, beri warna satu per satu hingga tuntas. Seleksi semua kotak, lalu klik [Ctrl] + [G]. Anda bisa mengetikkan teks untuk mempercantik desain.

Sumber: PCplus
Read more

0 Gabungkan Tempat Lahir

Menggabungkan Tempat Lahir dan Tanggal Lahir menjadi 1 kolom dalam Access bisa dilakukan dengan mudah. Tapi kalau di Excel, nggak gampang.


Mengapa? Karena sebetulnya kita menggabungkan dua sel yang formatnya berbeda. Satu menggunakan format sel teks (Tempat Lahir), sedang yang lain format selnya tanggal (Tanggal Lahir).

Kita buktikan dengan menggabungkan langsung menggunakan operator &, begitu pula jika Anda menggunakan operator Concatenate, hasilnya akan tetap sama. Gagal!

Agar penggabungan range berformat teks dan tanggal muncul sesuai yang diinginkan gunakan fasilitas Copy dan Paste Special dengan bantuan Word.

Langkah-langkahnya:
1. Di dalam program Excel, blok kolom Tanggal Lahir lalu klik [Copy].

2. Pindah ke MS Word lalu klik [Edit] > [Paste Special] > [Paste] > [Unformatted Text] > [OK].

3. Kembali ke Excel, blok kolom (di tempat yang salinannya akan ditempelkan) Dengan mengklik [Format] > [Cells] > [Number] > [Text] > [OK].

4. Pindah lagi ke Word, lalu blok teksnya dan klik [Copy].

5. Balik lagi ke Excel, lalu tempatkan penunjuk sel di O7 klik [Paste Special] > [Paste] > [Text] > [OK]. Kini gabungkan hasil di sel Q7 dengan menggunakan operator & sesuai yang diinginkan. Hasil yang sama akan diperoleh jika Anda menggunakan perintah =Concatenate.

6. Selanjutnya tinggal salin - tempel ke range di bawahnya.

7. Terakhir, salin dari range ke range yang sama dengan menggunakan pasangan perintah [Edit] > [Copy] dan [Edit] > [Paste Special] > [Value]. Kini kolom yang tidak terpakai bisa dihapus dengan perintah [Edit] > [Delete] > [Entire Column] > [OK].

Sumber: PCplus

Read more

0 Amankan Semua Proses

Task Manager adalah fitur standar yang terintegrasi dalam versi-versi Windows berbasis NT. Contohnya, Windows NT, 2000, XP, Vista, sampai Windows 7. Penjelasan gampangnya, fitur ini untuk menginformasikan proses dan aplikasi yang sedang bekerja, mengubah prioritas, menampilkan informasi performa PC dan sejenisnya yang berkaitan dengan proses sistem.

Dengan menonaktifkan Task Manager, saat user menekan Ctrl + Alt + Del, fitur tersebut tidak akan bisa diakses. Kalau ada yang bandel, bakal muncul peringatan “Task Manager has been disabled by your administrator”. Kalau masih ada yang nekad cari cara dengan mengklik kanan mouse di taskbar, opsi Task Manager akan diredupkan dan yang pasti nggak bakal bisa diklik. Jadi aman kan?

Langsung saja, ini langkah-langkah kalau ingin menonaktifkannya.
1. Jalankan Registry Editor.
2. Masuk ke key HKEY_CURRENT_USER-Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Policies-System.
3. Jika subkey System belum ada, Anda dapat membuatnya dengan mengklik Edit > New > Key kemudian beri nama System.
4. Buat DWORD value baru dengan mengklik kanan mouse pada bagian kanan jendela kemudian pilih [New] > [DWORD value], dan beri nama DisableTaskMgr.
5. Klik DisableTaskMgr tadi kemudian isikan value data-nya dengan nilai 1.
6. Tutup Registry Editor kemudian log off atau restart Windows Anda.
Read more

0 Tutup Akun Administrator

Bagi tangan jahil, password akun Administrator selalu jadi incaran. Soalnya, administrator punya hak akses penuh untuk melakukan apapun di sistem komputer. Selain alasan tadi, penggunaan user name administrator yang sudah umum digunakan juga menjadi salah satu penyebab akun administrator mudah dibobol. Nggak mau dong kebobolan Cuma gara-gara ada menebak password…

Salah satu cara untuk menghindari terjadinya pembobolan akun administrator adalah dengan menonaktifkannya. Setelah menonaktifkan administrator, kalau sampai ada yang nekat coba-coba login dengan user name administrator maka akan muncul peringatan “Your account has been disabled. Please see your system administrator.” dan yang pasti proses login nggak bakal dijalankan.

Kalau sampai pengguna yang iseng itu punya akun di komputer untuk login dengan hak akses bukan administrator dan kemudian menggunakan fasilitas Run as... pasti cara itu juga gagal. Setiap usaha mendapatkan akses sebagai administrator akan muncul peringatan Unable to logon: Logon failure: account currently disabled.

Nah, bagi yang ingin menonaktifkan akun administrator di Windows, ikuti langkah-langkah berikut:
1. Klik Klik [Start] > [Control Panel] > [System and Maintenance] > [Administrative Tools] > [Local Security Policy].
2. Bila jendela Local Security Policy telah terbuka, masuklah ke Security Settings-Local Policies-Security Options.
3. Setelah itu, carilah policy Accounts: Administrator account status.
4. Klik dua kali policy tersebut kemudian pilih Disabled.
5. Setelah itu tutup kotak dialog dengan mengklik [OK] dan tutup jendela Local Security Policy.

Jika Anda telah menjalankan trik di atas dengan benar, akun administrator tidak akan dapat diakses lagi. Perlu diingat, sebelum menonaktifkan akun administrator, pastikan Anda telah membuat minimal satu akun dengan user name lain yang mempunyai hak administrator.

Sumber: PCplus

Read more

0 Lebih Aman Ganti Nama Admin

Cara paling gampang mengamankan akun admin ya dimatikan saja akunnya. Bikin akun dengan akses standar, supaya nggak ada yang bisa bongkar-bongkar isi komputer. Beres bukan?

Tunggu dulu! Jangan sembarangan main blokir akun admin kalau Anda bukan orang yang teliti. Lupa bikin akun baru, tamatlah riwayat. Akun administrator nggak bakal bisa dipakai lagi. Makin parah lagi kalau ternyata password terlupa dan akun Guest juga dinonaktifkan. Hancur deh. Kerjaan instal ulang Windows di depan mata.

Pada trik ini kita akan mencoba cara lain yang lebih aman, yaitu mengubah nama akun Administrator dengan nama yang diinginkan. Caranya tidak terlalu sulit, inilah langkah-langkahnya: 1. Klik menu [Start] > [Control Panel] > [System and Maintenance] > [Administrative Tools] > [Security Configuration Management].

2. Pada jendela Local Security Settings, masuk ke Security Settings-Local Policies-Security Options-.

3. Di bagian kanan jendela, cari Account: Rename administrator account lalu klik dua kali entri tersebut.

4. Masukkan nama user yang Anda inginkan pada Account: Rename administrator account Properties.

5. Setelah itu klik [OK] dan tutup jendela Local Security Settings, lalu restart PC Anda.

6. Berikutnya, Anda dapat login ke sistem dengan username baru untuk mendapatkan hak akses administrator.

Sumber: PCplus

Read more

0 Ganti Tampilan Boot Vista

Pada trik sebelumnya kita sudah coba menampilkan layar booting di Windows Vista. Tapi seperti biasa, manusia emang nggak ada puasnya. Sudah muncul wallpaper booting, tetap saja berkomentar jelek atau bosan dengan yang sudah ada.

Jadi bagaimana dong? Mudah saja. Utak-atik saja file yang dieksekusi saat menampilkan layar boot. File yang dieksekusi tentu saja bukan lagi logo.sys seperti di Windows 9x. Mengeditnya juga tak semudah di Windows 9x yang bisa diutak-atik hanya dengan mengandalkan Paint. Di Vista, file yang mengurusi masalah tampilan layar start up ialah winload.exe.mui. Sebuah aplikasi bernama Vista Boot Logo diperlukan untuk memuluskan trik ini.

Untuk lebih detilnya, simaklah beberapa langkah ini:
1. Unduh aplikasi Vista Boot Logo generator di situs http://www.computa.co.uk/staff/dan/?p=18 dan kemudian instal aplikasi tersebut.
2. Klik tombol Start, kemudian ketik vista boot logo diakhiri dengan menekan Enter.
3. Setelah itu, klik tombol Browse for Images dan pilih salah satu gambar bit map Anda yang beresolusi 800 × 600, 24-bit.
4. Lakukan hal yang sama dengan bagian 1024 × 768.
5. Setelah kedua gambar dipilih, klik File dan pilih Save Boot Screen file as untuk menyimpan file MUI Anda. Simpanlah file tersebut di desktop Anda.
6. Setelah itu, Anda perlu menumpuk file winload.exe.mui yang berada di c:-windows-system32-en-us dengan file yang Anda miliki di desktop. Tentu saja proses copy paste ini tidak semudah menyalin file biasa. Sebab, file winload.exe.mui merupakan file yang diproteksi Windows. Oleh karena itu, Anda harus membuat backup file winload.exe.mui yang asli agar Anda dapat kembali ke seting awal jika Anda melakukan kesalahan pada langkah berikutnya.
7. Sekarang, ambil alih semua file yang ada di dalam folder en-us. Caranya, klik kanan folder tersebut dan pilih Properties.
8. Pilih tab Security dan klik tombol Advanced yang terdapat di bagian bawah jendela.
9. Pilih tab Owner, dan klik tombol Edit.
10. Pilih akun yang Anda gunakan pada daftar akun dan beri cek di depan opsi Replace owner on subcontainers and objects. Klik OK untuk menyimpan perubahan yang Anda lakukan.
11. Klik OK untuk keluar dari semua jendela properti.
12. Buka kembali properti folder en-us seperti pada langkah 7. Kali ini Anda telah mendapatkan hak akses penuh terhadap folder tersebut.
13. Klik tab Security, dan klik Edit.
14. Klik tombol Add kemudian ketikan user name Anda dan klik OK. Nama akun Anda akan terdaftar pada daftar Permissions.
15. Pilih nama akun Anda, kemudian pilih kolom Allow untuk Full control.
16. Klik OK untuk menyimpan perubahan dan OK sekali lagi untuk menutup jendela properti. Anda sekarang sudah dapat menumpuk file winload.exe.mui yang Anda miliki di desktop dengan file yang ada di c:-windows-system32-en-us.
17. Klik tombol Start, lalu ketik msconfig pada kotak pencarian dan tekan Enter untuk mengeksekusi.
18. Setelah jendela System Configuration terbuka, klik tab Boot.
19. Pilihlah lokasi installasi Windows Vista Anda dan pada boks Boot options, berikan tanda cek di depan opsi No GUI boot.
20. Tekan OK untuk menyimpan perubahan.
21. Setelah semua langkah-langkah di atas dilakukan, restart Windows Anda untuk melihat tampilan baru layar boot Anda.

Sumber: PCplus
Read more

0 Optimalisasi Windows XP

Sistem operasi Microsoft Windows XP sudah tertinggal satu generasi, nyaris dua generasi kalau di akhir tahun ini Windows 7 jadi beredar. Akan tetapi, dari sisi jumlah penggunanya, sistem operasi ini masih menjadi mayoritas. Dibandingkan sistem operasi Windows 2000, 98, atau 95, Windows XP juga merupakan sistem operasi yang paling panjang umur. Microsoft juga telah berjanji akan terus memberikan dukungan terhadap XP sampai April 2014.


Kalau pada komputer Anda sistem operasi ini masih bersemayam tetapi performanya kian menurun, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan tanpa perlu memformat hard disk dan install ulang. Tips berikut kami buat agar mudah dilakukan tanpa Anda perlu mengutak-atik registry. PCplus juga tidak menggunakan software apapun—murni hanya melakukan update dan mengubah pengaturan pada opsi yang tersedia. Pertama-tama, mari kita lakukan update.

Windows Update
Windows update merupakan kumpulan dari sejumlah tambalan-tambalan yang dapat mencegah program-program jahat untuk merusak atau memperlambat kinerja sistem. Kalau komputer terhubung ke internet dan Windows menyebutkan bahwa ada update, instalasikan saja semua, jangan hanya yang statusnya critical.

Kalau critical update umumnya lebih berfungsi untuk penambalan celah keamanan, non-critical update biasanya berfungsi penting untuk peningkatan performa, kompatibilitas, dan fitur-fitur yang lebih diperbarui dan pastinya aman untuk diinstall. Proses update Windows bisa berlangsung beberapa kali. Lakukan saja terus sampai disebutkan bahwa tidak ada update lagi yang tersedia.

Windows Update membutuhkan beberapa layanan berikut diaktifkan di Windows XP:
- Automatic Updates diset Automatic.
- Background Intelligent Transfer Service diset Manual atau Automatic.
Bila Anda masih menggunakan Service Pack 2, Service Pack 1, atau Windows XP tanpa service pack, instalasikanlah Service Pack 3. Service Pack 3 merupakan kumpulan update yang mencakup seluruh perbaikan dan update pada service pack sebelumnya. Sangat direkomendasikan bagi Anda untuk mengoptimalkan Windows Anda.

Update DirectX
Microsoft DirectX merupakan sekumpulan application programming interface (API) untuk mengatasi tugas-tugas yang berhubungan dengan multimedia, khususnya game dan video pada platform Microsoft. Sebaiknya, pastikan sistem operasi Anda sudah menggunakan versi terbaru dari DirectX.

Untuk mengetahui versi yang Anda miliki, silakan ketik “dxdiag” pada menu Start > Run dan perhatikan pada tab System di bagian DirectX Version. Setelah diketahui, silakan arahkan browser ke Microsoft Download Center di alamat www.microsoft.com/downloads.

Sekadar informasi, sejak Oktober 2004 sampai Agustus 2007, Microsoft menghadirkan update DirectX sekali dalam dua bulan. Setelah itu update tersedia per kuartal. Versi terbaru DirectX 9 untuk Windows XP adalah versi Maret 2009.

Update Driver
Melakukan update terhadap driver yang digunakan oleh hardware dapat meningkatkan performa sistem dan kompatibilitas aplikasi. Selain itu, driver terbaru juga umumnya menghadirkan sejumlah solusi untuk mengatasi masalah dan optimalisasi sistem.

Sebaiknya, gunakan driver versi resmi yang sudah dirilis, bukan versi beta atau pre-release. Pasalnya, driver versi beta umumnya masih belum sempurna. Untuk melakukan update driver, silakan manfaatkan fitur Windows Driver Guide. Bagi Anda yang menggunakan notebook, sebaiknya gunakan driver terbaru yang tersedia di situs web produsen notebook yang bersangkutan.

Setelah semua driver dan komponen sistem operasi menggunakan update terbaru, waktunya kita melakukan tweaking.

Tips Tweaking Windows XP


Efek Visual
Tampilan default Windows XP memang terlihat cantik, tetapi sebenarnya tampilan tersebut menguras sumber daya sistem dan menurunkan responsivitas komputer. Berikut adalah opsi agar Windows XP tetap cantik tetapi komputer tetap gesit.

Klik Start > Settings > Control Panel > System > Advanced. Di bagian Performance, pilih Settings. Nah, hilangkan tanda centang kecuali pada opsi sebagai berikut:
- Show shadows under menus.
- Show shadows under mouse pointer.
- Show translucent selection rectangle.
- Smooth edges of screen fonts.
- Use drop shadows for icons labels on the desktop.
- Use visual styles on windows and buttons.
Kemudian pilih Apply, lalu klik OK. Kalau masih kurang, hilangkan semua centang kecuali di bagian “Use visual styles on windows and buttons”. Tetapi kalau Anda tidak butuh cantik dan hanya ingin yang gesit, pilih saja opsi Adjust for best performance atau hapus semua centang yang ada.

ClearType
Jika Anda menggunakan layar LCD baik monitor LCD atau notebook, atau Plasma, Anda bisa mendapatkan peningkatan ketajaman teks dengan meng-enable ClearType dibandingkan menggunakan metode penajaman font biasa ataupun anti-aliasing.
Instruksinya adalah lewat menu Start > Settings > Control Panel > Display > Appearance lalu Effects. Beri centang pada “Use the following method to smooth edges of screen fonts”, lalu pilih ClearType.

Page File
Windows XP menggunakan paging file yang diatur oleh sistem. Page file ini merupakan memori cadangan dari RAM tempat sistem operasi menyimpan data sementara. Pada sistem operasi masa kini, termasuk Windows, program aplikasi dan proses sistem menggunakan memori virtual yang dianggap sebagai RAM. Hanya bagian inti dari kernel sistem operasi yang menggunakan memori fisik secara langsung. Artinya, virtual memori atau page file tersebut selalu digunakan, meskipun memori yang dibutuhkan oleh seluruh proses yang sedang berjalan jauh lebih kecil dibandingkan dengan memori utama (RAM) yang tertancap di motherboard.

Secara default, Windows XP akan mengatur secara otomatis besaran page file ke ukuran berikut berdasarkan besaran RAM yang terpasang untuk sistem:

RAM kurang dari 1GB
- Ukuran awal (MB): 1,5 x jumlah RAM yang ada pada sistem.
- Maksimum (MB): 3x jumlah RAM yang terpasang. Sistem operasi 32-bit memiliki batas page file maksimal 4GB.
RAM 1GB atau lebih
- Ukuran awal (MB): 1x jumlah RAM yang ada pada sistem.
- Maksimum (MB): 3x jumlah RAM yang terpasang. Sistem operasi 32-bit memiliki batas page file maksimal 4GB.
Page file tidak akan bertambah besar jika Anda set initial size-nya ke ukuran yang cukup. Menggunakan opsi otomatis untuk page file juga akan menghindari atau meminimalisir munculnya pesan error “Out of Memory” saat menjalankan banyak aplikasi ataupun membuka banyak data.

Memberikan initial size yang terlalu besar juga tidak memberikan dampak negatif pada sistem kecuali pemborosan ruang hard disk jika tidak digunakan, dan tidak ada hubungannya dengan performa. Lalu, bagaimana mengetahui apakah RAM masih cukup atau tidak?

Caranya, gunakan komputer untuk beraktivitas selama beberapa jam tanpa restart. Setelah itu lihat di Task Manager, khususnya pada tab Performance. Jika Commit Charge – Peak lebih besar dibanding Physical Memory – Total, maka sistem Anda membutuhkan RAM tambahan. Tetapi jika Anda menggunakan opsi page file yang besarannya dibuat otomatis oleh sistem, maka Windows XP akan secara otomatis memperbesar page file untuk Anda.

Masalah berikutnya yang muncul adalah, ukuran page file maksimum pada sistem operasi 32-bit adalah 4GB. Bagaimana kalau masih kurang juga? Jika Anda memiliki lebih dari satu hard disk atau partisi di komputer, buat saja page file kedua di hard disk tersebut. Windows menggunakan algoritma internal untuk menentukan page file mana yang digunakan untuk mengatur virtual memori secara optimal.

Menurut Microsoft, solusi optimal adalah membuat satu page file yang disimpan di partisi utama sistem dan membuat satu page file lagi di partisi lain di hard disk atau partisi yang jarang digunakan.

Disable Indexing Service

Indexing Service pada Windows XP melakukan indeks pada file-file Anda untuk mempersingkat waktu saat Anda melakukan pencarian di hard disk. Misalnya, ketika Anda ingin membuka file tertentu atau mencari kalimat yang ada di dalam sebuah file dokumen. Akan tetapi, pengindeksan secara terus-menerus terhadap file di hard disk tentu akan menurunkan performa sistem karena menggunakan ruang page file dalam jumlah yang besar dan juga mengkonsumsi sumber daya prosesor.

Untuk men-disable Indexing Service, buka My Computer, lalu klik kanan pada seluruh hard disk atau partisi yang tidak ingin Anda indeks lagi. Berikutnya, klik Properties lalu hilangkan centang pada “Allow Indexing Service to index this disk for fast file searching” dan klik Apply. Lalu pilih “Apply changes to sub folders and files”. Jika ada file yang tidak bisa di-update, pilih saja “Ignore All”.

Menaikkan Kecepatan Pointer Mouse
Standarnya, Windows mengeset kecepatan pointer mouse pada kecepatan rata-rata. Meski cukup, kadang ini dapat memperlambat waktu ketika kita perlu menggeser kursor ke berbagai area layar. Meningkatkan kecepatan pointer akan membuat Anda bisa lebih cepat klak-klik di komputer secara lebih efisien tanpa perlu banyak menggerakkan tangan.

Cara melakukannya, klik Start > Settings > Control Panel > Mouse. Pada tab Pointer Options, di bagian Motion, geser slider 1 sampai 5 langkah ke arah opsi “Fast”. Lalu beri centang pada “Enhance pointer precision” dan klik OK. Seharusnya, kini Anda dapat menggeser pointer mouse tanpa perlu banyak menggerakkan fisik mouse Anda.

Tidak ada setting yang pasti untuk opsi ini. Berhubung Anda yang menggunakan komputer tersebut, kecepatan pergerakan pointer mouse belum tentu sesuai dengan setting yang digunakan orang lain. Yang jelas, mouse umum yang harganya murah ataupun mouse yang sudah usang memiliki tingkat responsivitas yang terbatas. Kalau menaikkan kecepatan pointer mouse tidak banyak berpengaruh, berarti sudah waktunya ganti mouse.

Menu Startup
Opsi-opsi yang ada pada menu Startup (Start > Run > msconfig) merupakan aplikasi yang akan dijalankan setiap kali Anda menghidupkan komputer dan masuk ke sistem operasi. Semakin banyak centang di sana, maka akan semakin lambat komputer Anda bekerja karena seluruh program tersebut dijalankan—baik secara langsung ataupun berjalan di background.

Sebaiknya hilangkan semua centang yang ada, kecuali software pengaman seperti antivirus, antispyware, firewall, dan lain-lain serta aplikasi yang sangat sering Anda gunakan, misalnya software instant messenger ataupun driver printer.
Selain meningkatkan kecepatan boot, membersihkan centang pada menu Startup ini juga akan meningkatkan performa sistem secara cukup signifikan. Toh kalau ada yang terhapus centangnya dan ternyata Anda butuhkan, Anda bisa beri centang kembali pada opsi yang diinginkan.

Bila pada komputer Anda tersedia lebih dari satu akun pengguna, Anda juga bisa mengatur aplikasi apa saja yang dijalankan pada saat startup user yang berbeda-beda. Caranya adalah dengan memilih User dan akun yang ingin Anda edit. Tetapi tentunya Anda perlu hak administrator untuk dapat melakukan ini.

Disk Defragmenter
Setelah sekian lama digunakan dan membuat atau memindahkan data ke komputer, maka manajemen penempatan data pada hard disk di sistem Anda akan berantakan. Akibatnya, hard disk akan bekerja lebih keras untuk membaca dan menuliskan data ke sistem. Untuk merapikannya, Windows sudah memiliki Disk Defragmenter yang cukup untuk melakukan tugas tersebut.

Cara penggunaannya adalah klik ganda pada My Computer, lalu klik kanan di drive atau partisi yang ingin Anda defrag. Sebagai contoh, setelah klik kanan pada drive C:, klik Properties > Tools, lalu pilih Defragement Now dan Defragment. Cara lain adalah dari menu Start > Run, ketikkan “dfrg.msc”, lalu tekan Enter. Pilih drive yang ingin Anda defrag, lalu klik Defragment.

Berhubung Disk Defragmenter sangat haus akan operasi input-output pada sistem, maka kemungkinan besar Anda akan kerepotan jika melakukan defragmenting sambil bekerja. Sebaiknya lakukan defrag saat komputer akan Anda tinggalkan dalam waktu yang cukup lama, misalnya malam hari sebelum Anda pergi tidur.

Nah, kalau dengan cara ini ternyata masih lambat juga, coba lihat lagi spesifikasi komputer Anda. Apakah sudah memenuhi kebutuhan sistem operasi Windows XP? Jangan-jangan belum. Kalau sudah cukup memenuhi dan langkah-langkah di atas tidak banyak membantu, silakan gunakan cara lain. Misalnya menggunakan software tweaking ataupun format dan install ulang.

Spesifikasi Windows XP
Minimum
- Prosesor 233MHz
- Memori (RAM) 64MB (dengan performa dan fitur yang terbatas)
- 1,5GB ruang hard disk
- Monitor dengan resolusi SVGA (800 x 600)
- CD-ROM atau DVD drive
- Keyboard dan mouse

Rekomendasi
- Prosesor 300MHz
- Memori (RAM) 128MB
- 1,5GB ruang hard disk
- Monitor SVGA 800 x 600 dan kartu VGA dengan memori 8MB
- CD-ROM atau DVD
- Keyboard dan mouse
- Kartu jaringan, kartu suara, dan speaker


Maksimum
- 1 unit prosesor (multi core dan atau mendukung Hyper Threading)
- Memori (RAM) 4GB, dan virtual memori maksimum 4GB
- Partisi FAT16 maksimum 4GB dengan ukuran file maksimum 2GB
- Partisi FAT32 maksimum 2TB dengan ukuran file maskimum 4GB
- Partisi NTFS maksimum 2TB dengan ukuran file maksimum 2TB
- Harddisk 137GB ke atas membutuhkan Service Pack 1 dan BIOS yang mendukung

sumber: PCplus

Read more

0 Jurus-Jurus Optimalkan Windows Vista

“If you can’t make it good, at least make it look good.” Yang penting gaya. Kira-kira begitulah kalau ucapan Bill Gates ke diterjemahkan dalam bahasa kita. Pemilik nama lengkap William Henry Gates III kala itu menegaskan kalau orang ingin sesuatu yang mudah digunakan, enak dilihat. Makanya, itulah yang Microsoft berikan.

Kata-kata itu terbukti pada Windows Vista. Windows Vista hadir dengan tampilan yang jauh lebih menarik ketimbang pendahulunya, Windows XP. Siapa lebih cepat? Menurut hasil uji PCplus, komputer dengan Windows XP bekerja lebih baik. Tentu saja spesifikasi komputer untuk pengujian kedua sistem operasi sama persis dan keduanya dalam kondisi standar.

Windows Vista memang butuh spesifikasi yang tidak ringan. Bagi beberapa orang, spesifikasi yang diumumkan memang mengejutkan. Pun, dengan spesifikasi itu Windows Vista belum jalan optimal.

PCplus punya jurus-jurus buat mengoptimalkan Windows Vista buat yang terlanjur meninggalkan Windows XP. Satu atau dua jurus sepertinya tak efek. Tapi, ketika jurus-jurus itu disatukan ke dalam suatu paket “Combo” seperti paket-paket di fast food, lumayan terasa cepatnya. Buat gamer, boleh coba jurus-jurus yang bakal dibeberkan.

Mengatur Pembuatan Indeks
Windows Vista punya fitur yang bagus buat pencarian file. Windows Vista akan membuat indeks dari seluruh file yang ada dalam hard disk. Dengan pembuatan indeks ini, pencarian jadi cepat—jauh lebih cepat daripada pencarian tanpa indeks di Windows XP. Akan tetapi, seberapa sering orang mencari file? Kalau Anda jarang melakukannya, pembuatan indeks oleh Windows Vista jadi buang-buang “energi” komputer. Lebih baik, “energi” itu dipakai untuk kegiatan lain. Main game, misalnya.

Bisa saja sih pencarian file tetap cepat, tapi kinerja komputer tetap “oke”. Caranya, buat saja untuk indeks untuk folder dan tipe-tipe file tertentu saja. Kalau mau begitu, begini caranya. Buka Control Panel. Masuk ke Indexing Options. Klik tombol [Modify] lalu tentukan folder yang hendak diindeks. Klik [OK], lalu klik [Advanced]. Buka tab “File Types” untuk memilih tipe file.

Kalau fitur ini tak Anda butuhkan sama sekali, matikan saja. Buka lagi Control panel, lalu buka Programs and Features. Klik [Turn Windows Features On], lalu hilangkan tanda centang pada [Indexing Service]. Klik [OK], lalu restart Windows. Beri tanda centang lagi pada [Indexing Service] kalau pembuatan indeks hendak diteruskan.

Matikan Efek-efek
Vista tampil semakin indah karena Windows Aero. Sayangnya fungsinya mentok di situ dan Windows Aero ini butuh sumber daya yang tidak sedikit. Karena fungsinya cuma buat bagus-bagusan wajah, Windows Aero dimatikan pun tak akan muncul masalah, yang ada malah komputer lebih cepat.

Mau mematikan Aero? Ikuti caranya berikut ini. Klik kanan di daerah kosong di desktop, terus klik [Personalize]. Habis itu, klik [Theme]. Pilih [Classic Look of Windows] dan Windows Aero pun dinonaktifkan.

Kalau Anda ingin tetap pakai tampilan Windows Vista namun tanpa Aero, klik [Windows Color and Appearance]. Hilangkan tanda centang pada [Enable Transparency]. Masih di jendela yang sama, klik [Effects] dan hilangkan setiap tanda centang pada setiap pilihan.

Kebut Start-up
Saat Windows mulai, berbagai program dijalankan. Program itu dimasukkan pada daftar start-up. Sebuah situs web menyebutkan kalau start-up ini adalah pedang bermata dua. Di satu sisi, program yang dijalankan saat start-up bisa membuat program lain dibuka dengan cepat. Di sisi lain, waktu yang digunakan Windows untuk siap digunakan jadi lebih lama. Juga mengurangi jumlah memori yang bisa dipakai oleh program lain.

Kita tentu saja bisa menghapus program dari daftar start-up. Program yang dimatikan tentu saja program yang kita rasa tak perlu. Kita bisa mulai mengurangi daftar program start-up dengan menghapus shortcut program dari menu Startup di menu Start. Klik logo Windows untuk mengakses menu Start, cari submenu Startup, lalu klik kanan pada shortcut program, klik [Delete].

Tidak semua program yang jalan saat start-up didaftarkan di menu Start. Beberapa program ngumpet di registri. Jalankan Registry Editor. Masuklah ke HKEY_CURRENT_USER-Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Run. Lihatlah daftar program yang ada di sebelah kanan. Hapuslah yang Anda anggap tidak diperlukan. Jangan keburu nafsu dengan menghapus semua. Ada program yang jelas Anda perlukan. Antivirus misalnya.

Masuk juga ke HKEY_LOCAL_MACHINE-SOFTWARE-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Run. Periksalah apakah ada program lain yang bisa Anda hapus juga.

Genjot Kinerja Hard Disk SATA
Untuk memastikan hard disk SATA memberikan kecepatan terbaik, kita harus utak-atik sedikit pengaturan di Device Manager. Sekadar tahu saja, secara teori koneksi SATA memiliki kecepatan sampai 300MB per detik. Kecepatan hard disk-nya sendiri umumnya baru mencapai sekitar 120MB per detik.

Buka Device Manager dengan membuka menu Start, isikan “devmgmt.msc” lalu tekan [Enter]. Pada daftar perangkat keras yang ditampilkan, klik ganda pada [Disk drives] untuk melihat menu di bawahnya. Setelah itu, klik ganda pada hard drive Anda. Klik tab [Policies]. Beri tanda centang pada [Enable advanced performance].

Sedikit catatan untuk tips yang ini. Ada risiko tatkala opsi ini dihidupkan. Risikonya adalah kehilangan data ketika komputer dengan tiba-tiba putus hubungan dengan listrik.

Rawat Hard Disk
Penting nih merawat hard disk. Bukan merawat secara fisik saja. Membuang file dan program yang tidak Anda pakai lagi pun termasuk merawat hard disk. Hard disk yang dipenuhi oleh file dan program bisa membuat kerjanya tak maksimal.

Berikut adalah cara membersihkan hard disk dari file sisa-sisa berinternet, program yang sudah dihapus, file sementara, dan beberapa file yang sudah tak diperlukan. Buka menu Start lalu masuk ke [All Programs] > [Accessories] > [System Tools] > [Disk Cleanup] atau dengan buka menu Start dan ketikkan “Disk Cleanup” di kotak pencarian lalu tekan [Enter].
Pilih drive yang akan dibersihkan, lalu klik [OK]. Hard disk bisa dibersihkan lebih lanjut dengan mengklik tab [More Options] dan mengklik dua tombol untuk membuang peranti lunak dan file System Restore yang tidak diperlukan.

Defrag juga bisa dilakukan. Klik menu [Start] lalu masuk ke [All Programs] > [Accessories] > [System Tools] > [Defragment].

Atur “Page File”
Windows Vista punya sistem “page file” yang sangat baik. Sekadar info singkat, page file adalah berkas untuk menyimpan file yang tidak cukup diletakkan di memori utama. Page file itu lokasinya ada di hard disk.

Page file di Windows Vista sudah dibuat agar ukurannya kecil sehingga tidak memakan kapasitas hard disk. Soal ukuran file ini tak usah dibahas. Yang perlu kita bahas adalah lokasi page file. Kalau Anda punya dua hard disk, cari tahu hard disk yang lebih cepat. Nah, atur agar “page file” ditaruh di hard disk itu. Kalau pun kedua hard disk Anda berkecepatan sama atau Anda malah hanya punya satu hard disk, “page file” baiknya ditaruh di partisi yang berbeda dengan partisi Windows.

Caranya? Begini. Kalik kanan [Computer] terus klik [Properties]. Klik [Advanced System Settings] yang ada di sebelah kiri. Klik tab [Advanced], klik tombol pertama dari tiga pilihan yang muncul. Masuk ke tab [Advanced]. Klik tombol [Change] dan hilangkan tanda centang pada [Automatically manage paging file size for all drives]. Klik [Set]. Kemudian, pilih drive C dan klik [No paging file]. Sekarang, pilih drive lain yang hard disk-nya lebih cepat atau partisi lain selain Windows. Pilih [System managed size], lalu klik [Set], dan [OK].

Pakai ReadyBoost
Cara paling efektif untuk memperbaiki kinerja Windows adalah dengan menambah memori. Mahal, kan menambah memori? Kalau Anda merasa begitu, ada cara yang lebih murah. Menambah memori bisa dengan USB flash disk yang sekarang ini sudah ada di saku Anda.

USB flash disk bisa Anda pakai untuk menambah memori. Anda juga bisa pakai media penyimpanan lain asal pakai koneksi USB. Perlu diketahui, penambahan kinerja enggak bakal sebanyak kalau Anda menambah memori “beneran”.

Fitur Windows Vista untuk itu adalah ReadyBoost. Colok USB flash disk atau media penyimpan lain. Ketika jendela autoplay muncul, pilih [Speed yp my computer]. Kalau saja autoplay Anda tidak aktif, Anda bisa menyalakan ReadyBoost dengan mengklik kanan pada drive USB flash disk, kemudian klik [Properties]. Klik tab [ReadyBoost]. Pastikan pilihan [Use this device] sudah terpilih. Kemudian, tentukan kapasitas yang hendak digunakan untuk ReadyBoost dengan memindahkan papan geser.

Stop Periksa Sisa Kapasitas Hard Disk
Balon-balon informasi yang muncul di pojok kanan bawah yang memberi tahu kalau sisa kapasitas hard disk sudah mau habis bisa mengganggu. Lagipula, balon-balon itu sudah pasti memakai tenaga dari komponen yang ada. Memang tak banyak sih tenaga yang dipakai sehingga mematikan fungsi ini pun tak akan meningkatkan kinerja komputer secara signifikan. Tapi, lagi-lagi PCplus beri tahu kalau trik kecil ini dikombinasikan dengan trik lainnya, (siapa tahu) peningkatan kinerja lebih terasa.

Jalankan Registry Editor. Masuk ke HKEY_CURRENT_USER-Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Policies-Explorer. Setelah itu, klik [Edit] > [New] > [DWORD (32-Bit) Value]. Beri nama “NoLowDiskSpaceChecks”. Klik ganda pada DWORD value yang baru itu, lalu isikan nilainya dengan “1”.

Setelah itu, masuk ke HKEY_CURRENT_USER-Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Explorer-Advanced. Cari DWORD value bernama “EnableBalloonTips”, “FolderContentsInfoTip”, dan “StartButtonBalloonTip”. Kalau DWORD value itu tak ada, buat saja. Caranya seperti pada paragraf kedua trik ini. Kemudian isikan nilainya dengan “0”.

Sumber: PCplus
Read more

0 Cara Cepat Mendandani Foto

Banyak hal yang mempengaruhi bagus-tidaknya sebuah foto: mulai dari sudut pandang, obyek, sampai efek. Namun yang paling menonjol adalah kualitas warna dan pencahayaan. Kalau kebetulan foto yang Anda ambil mengalami kekurangan dalam hal ini, tak perlu kecewa. Ada cara gampang untuk mengakalinya. Manfaatkan saja software olah digital.

Adalah Adobe Photoshop — software photo retouching yang populer di kalangan pelaku grafis dan fotografi — yang PCplus pilih. Meski perangkat lunak ini tergolong kelas pro, ada banyak fasilitas ringkas yang dapat Anda gunakan untuk memperbaiki foto dengan cepat dan mudah, bahkan bagi pengguna awam sekalipun. Adobe Photoshop CS4, versi terakhirnya, menyediakan banyak fasilitas untuk kebutuhan tersebut. Tinggal klak-klik mouse sebentar, foto Anda akan tampil lebih cantik.

Mau jajal? Ikuti langkah-langkah ini.

1. Tahap pertama, perhatikan dulu foto yang hendak Anda olah, di mana kekurangannya. Foto tampak redup, warnanya juga buram, apalagi detail obyeknya? Mari kita perbaiki.

2. Cara pertama dan yang termudah adalah dengan menggunakan fasilitas auto adjustment. Caranya, klik [Image] > [Auto Tones]. Manfaatkan juga [Auto Contrast] dan [Auto Color].

3. Jika hasilnya kurang memuaskan, mari satu-per-satu kita oprek setiap komponen gambar. Pertama, pencahayaannya. Klik [Image] > [Adjustment] > [Levels]. Tunggu sampai boks dialog Levels muncul.

4. Jika foto terlihat gelap, geser slider bar putih ke arah kiri hingga foto terlihat terang. Jangan lupa untuk menggeser sedikit slider abu-abu (midtones) ke arah kanan untuk mempertahankan detail foto. Jika foto terlalu terang, geser slide bar hitam ke arah kanan. Jika sudah, klik [OK].

5. Cara lain untuk mempertahankan detail sekaligus mengatur pencahayaan adalah dengan menyetel kekontrasan. Klik [Image] > [Adjustment] > [Brightness/Contrast...]. Pada boks dialog yang muncul, geser slide bar “Brightness” ke arah kanan untuk menambah tingkat keterangan foto, lalu diikuti dengan “Contrast” untuk mencegah detail foto hilang. Jika sudah, klik [OK].


6. Memperbaiki warna sekaligus pencahayaan bisa dilakukan bersamaan dengan fasilitas Curve. Klik [Image] > [Adjustment] > [Curve...]. Pada boks dialog Curve, tersedia sejumlah fasilitas instan untuk memperbaiki foto. Salah satunya adalah tombol [Auto] yang bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki kualitas pencahayaan secara otomatis.

7. Di boks ini juga tersedia setelan cepat (preset) untuk sejumlah output hasil. Misalnya, jika Anda ingin si foto memiliki tingkat kekontrasan agak tinggi, cukup klik menu drop-down “Preset”, lalu pilih [Increase Contrast].

8. Untuk melakukan setting secara manual, atur kurva-kurva warna di bagian tengah boks. Klik salah satu titik pada garis kurva, lalu tarik ke atas atau ke bawah. Misalnya, pada posisi [RGB], jika kurva diklik pada bagian bawah kiri lalu ditarik ke bawah, maka foto akan menggelap dengan tingkat kekontrasan tinggi. Untuk menaikkan level brightness, klik titik di kanan atas lalu tarik ke atas.

9. Anda bisa melakukan langkah ini untuk setiap channel warna (untuk RGB, foto terdiri atas channel Red, Green, dan Blue). Jika hendak menaikkan unsur warna merah di foto, klik channel [Red], lalu klik-tarik kurva untuk mencapai warna yang diinginkan. Silakan bereskperimen dengan warna foto di sini. Klik [OK] untuk menutup boks.

10. Jika variasi warna di foto Anda terlihat kurang banyak akibat kualitas sensor kamera, ragamkan warna dengan mengklik [Image] > [Adjustment] > [Hue & Saturation...]. Pada boks yang muncul, geser “Saturation” ke arah kanan untuk memperbanyak ragam dan intensitas warna pada foto.

11. Jika warna tertentu saja yang hendak Anda tinggikan intensitasnya, klik menu bertulisan “Master”, dan pilih warna yang diinginkan. Tarik ke kanan slide bar “Saturation” hingga warna yang Anda pilih saja yang semakin “keras”. Jika sudah beres, klik [OK].

12. Yang terakhir, juga untuk mengatur pencahayaan, gunakan [Image] > [Adjustment] > [Exposure...]. Kelolalah ketiga slide bar yang ada untuk mengatur terang-gelap foto. Klik [OK]. Semua tool di atas adalah tool yang efektif untuk mempercantik foto Anda.

Sumber: PCplus


TIPS: Pilihan Cuma-cuma
Jika Adobe Photoshop sulit diperoleh karena harganya memang mahal, Anda dapat menggunakan software alternatif untuk digital imaging. Meski statusnya gratisan, kualitasnya boleh diadu. Silakan jajal:
• PhotoScape (www.photoscape.org)
• Paint.NET (www.getpaint.net)
• Serif PhotoPLus (www.freeserifsoftware.com)
• Pixia (www.ne.jp/asahi/mighty/knight)
• VCW VicMan's Photo Editor (www.vicman.net/vcwphoto/index.htm)
• PhotFiltre (http://photofiltre.free.fr/frames_en.htm).
Read more

0 Tips Sukses Bangun Jaringan Sosial Online

KOMPAS.com - 600 juta orang di dunia saat ini terlibat aktif dalam penggunaan jaringan sosial online, blog, dan situs foto. Bagi Anda yang belum pernah mengikuti atau ingin memperluas jaringan yang dimiliki, tips-tips ini semoga akan bermanfaat.


1. Bersikap Selektif
Terdapat banyak sekali jaringan sosial di dunia maya, seperti Facebook, Friendster, Twitter, Flickr, MySpace. Tidak mungkin untuk mempunyai akun di semua jaringan itu. Anda harus mengetahui tujuan membuat jaringan sosial tersebut karena setiap jaringan memiliki fungsi masing-masing, seperti apakah mau menambah teman? Mengetahui apa yang orang lain sedang lakukan? Mempromosikan berbagai karya musik dan video?

2. Tetap Fokus
Untuk memiliki jaringan sosial online yang sukses, Anda harus mengecek setiap perkembangan terbaru setiap harinya.

3. Siapakah Dirimu
Tampilkanlah informasi tentang diri kamu dengan baik, tetapi jangan terlalu berlebihan supaya tidak menarik perhatian cyber-stalkers.

4. Tetap Aktif
Pastikan tetap berhubungan dengan teman-teman secara rutinm misalnya ikut diskusi online, memperbaharui status, atau memberikan komentar. Tetapi janganlah berlebihan karena bisa-bisa kamu malah di cap sebagai 'spammer' oleh teman-temanmu.

5. Have Fun
Buatlah sederhana karena berhubungan dalam jaringan sosial online sangat menyenangkan. Anda bisa menambah teman, bersosialisasi, dan berbagi kepentingan yang sama.

Read more

0 Bikin Word Menjadi E-mail Editor

Microsoft Word biasa hanya digunakan sebagai “mesin ketik” dokumen. Eh, ternyata fungsi pengolah kata dari Microsoft itu tidak mentok sampai situ saja.

Microsoft Word juga bisa digunakan menjadi penyunting e-mail. Kita bahkan bisa buat tanda tangan kita sebagai tanda pengenal pribadi.

Langkah pertama yang dilakukan untuk mengaktifkan Microsoft Word Anda sebagai aplikasi penyunting e-mail. Beginilah caranya:

1. Buka dulu Microsoft Outlook.
2. Pada menu Outlook, klik [Options] pada menu [Tools] dan klik [Mail Format].
3. Hilangkan tanda centang pada [Use Microsoft Word to edit email messages].
4. Beri tanda centang pada [Use Microsoft Word to read Rech Text email messages].
Read more

0 Menjaga Keping Disc Blu-Ray tetap Prima

Blu-Ray telah menjadi standar baru dalam video. Secara penampilan, disc Blu-Ray tidak ada bedanya dengan CD dan DVD biasa. Namun daya tampungnya luarbiasa: 25 – 50 GB. Kualitasnya video dan suaranya pun sangat memukau.

Pada disc Blu-Ray, data disimpan dalam pit (lubang) yang lebih kecil dibandingkan milik CD dan DVD. Data juga dikemas secara lebih rapat. Semakin banyak pit pada disc, semakin banyak jumlah informasi yang ada. Data di sini dibaca oleh pancaran laser biru. Dari sinilah nama Blu-Ray hadir.

Kendati fisiknya identik dengan CD dan DVD, disc-disc Blu-Ray tidak bisa dibaca oleh CD/DVD player. Namun jika dibandingkan keping DVD biasa, keping-keping Blu-Ray lebih tahan banting. Sebab disc Blu-ray memiliki lapisan yang lebih keras dan lebih tahan terhadap baretan/goresan di permukaan discs. Seringkali yang terlihat sebagai baret sebenarnya adalah goresan yang bisa dihilangkan dengan mudah, cukup dengan menyekanya.

Nah, bagaimana merawat disc Blu-Ray agar kejernihan kualitas video dan audionya tetap terjaga sampai bertahun-tahun kemudian? Inilah yang harus Anda lakukan agar tidak terjadi malfungsi pada keping tersebut.

1. Siapkan kain. Bahan terbaik untuk menyeka keping Blu-Ray adalah kain micro-fiber. Bahan ini sama dengan bahan yang digunakan untuk menyeka layar LCD atau TV plasma. Jika kain micro-fiber tidak tersedia, gunakan kain yang lembut (soft cloth).

2. Dari tengah ke luar. Ketika membersihkan Blu-Ray, selalu seka dari bagian tengah ke arah luar. Jangan menyeka dalam gerakan melingkar. Jika goresan-goresan itu sulit dihilangkan, teteskan sedikit air ke kain. Namun jangan menggunakan deterjen yang keras, karena bahan kimia bisa merusak permukaan Blu-Ray.

3. Pegang tengahnya. Yang perlu diingat, berhati-hatilah agar tidak meninggalkan jejak sidik jari pada disc Blu-Ray. Selalu pegang disc di bagian tengahnya yang terbuka, atau dengan memegang sisi-sisi luarnya. Cap sidik jari di disc bisa mengganggu kinerja Blu-Ray.

4. Pakai kit khusus. Andai permukaan Blu-Ray Anda ternyata memang tergores, tersedia kit-kit khusus yang bisa mengembalikan permukaan disc ke kondisi awalnya yang mulus.

5. Simpan di case aslinya. Keping-keping ini harus selalu disimpan dalam casing aslinya. Bahkan dompet yang dirancang untuk menampung setumpuk disc dapat meningkatkan resiko rusak dan cacat. Jangan pernah menumpuk disc di atas Blu-Ray player.

6. Tempatkan di lokasi yang kering. Tempat terbaik untuk menyimpan disc-disc Blu-Ray adalah di tempat yang kering, tidak panas. Paparan sinar matahari dan perubahan suhu dan kelembaban yang lama bisa menurunkan kualitas Blu-Ray. Menyimpan disc secara horisontal dalam waktu lama juga tidak disarankan. Namun menyimpannya dalam posisi tegak di dalam case-nya bisa membuat Blu-Ray aman selama bertahun-tahun.

Read more

0 Membersihkan Daftar Batal

Fitur batal alias Undo jelas berguna. Siapa pengguna Microsoft Office yang tidak pernah pakai fitur ini? Fasilitas yang telah ada sejak awal 90-an ini membatalkan suatu aksi yang baru saja dilakukan, karena aksi itu ternyata sebuah kesalahan.

Mengakses fitur batal pun sangat mudah. Tinggal pencet dua kombinasi tombol di keyboard, yakni [Ctrl] + [Z]. Gampang, bukan?

Beberapa orang akan menghapus daftar aksi agar fitur batal tak dapat digunakan. Tujuannya, supaya orang lain tidak dapat mengetahui perubahan apa yang telah dia lakukan pada dokumen tersebut. Cara paling “biasa” adalah dengan menyimpan dan menutup dokumen. Ketika dokumen dibuka lagi, otomatis fitur batal tak bisa dipakai karena daftar aksi sudah terhapus. Langkah ini jelas efektif.

Tapi, Anda bisa membuat cara singkat untuk itu. Cara singkat ini wajib dibuat seandainya Anda sering menghapus daftar aksi. Anda bisa membuat sebuah tombol baru yang dapat membersihkan daftar aksi. Nantinya, untuk menghapus seluruh aksi yang telah Anda lakukan, cukup klik tombol ini satu kali. Beres.

Begini langkah-langkah pembuatan tombolnya:
1. Jalankan Microsoft Excel melalui menu [Start] > [All Programs] > [Microsoft Office] > [Microsoft Office Excel].
2. Pada program Microsoft Excel, klik [Tools] > [Macro] > [Visual Basic Editor].
3. Sekarang Anda akan berada pada programVisual Basic. Klik [Insert] > [Module] untuk menambahkan module baru.
4. Di jendela editor, tambahkan perintah berikut ini.

Sub ClearUndo()
Range (“A1”).Copy Range(“A1”)
End Sub

5. Setelah itu klik [Debug] > [Compile VBAProject].
6. Tekan [Ctrl] + [S] untuk menyimpan hasil kompilasi yang Anda buat.
7. Tutup jendela Microsoft Visual Basic.
8. Saat Anda dibawa kembali ke Microsoft Excel, klik menu [Tools] > [Customize...].
9. Klik tab [Commands] dan pilih [Macros] di bagian “Categories”.
10. Seret [Custom Button] yang ada di samping kanan ke toolbar. Tombol inilah yang nantinya harus Anda klik untuk membersihkan daftar aksi.
11. Setelah itu klik kanan tombol yang baru Anda buat tadi dan klik [Assign Macro].
12. Pilih ClearUndo dan klik [OK].
13. Akhiri pembuatan tombol baru ini dengan mengklik [Close].

Sumber: PCplus
Read more

0 Awas Virus "Deadlock", Pesannya Positif tapi Hancurkan Komputer

KOMPAS.com — Pesannya terdengar positif dengan kata-kata yang membangkitkan patriotisme. Namun, jangan terbuai kata-kata manis yang dibawa sebuah virus komputer lokal baru bernama Deadlock. Simak pesan tersebut berikut ini.

Bebaskan Negeri kami Indonesia dari Terorisme, Anarkis, dan KKN (Kolusi, Korupsi & Nepotisme) pada Kubu Pemerintahan Republik Indonesia (Sipil, TNI & Polisi) serta Tangkap, Berantas dan Penjarakan ? Tanpa Kecuali. Bersihkan Negeri kami dari Portitusi, Perjudian dan Kejahatan Sosial. Merdekakan diri kami dari Kemiskinan, Kesengsaraan dan Ketidakadilan! Bersama Partai Demokrat ? SBY & BOEDIONO, Bersama Membangun Indonesia Adil, Makmur & Sejahtera

Atas Nama Bangsa Indonesia
Pangeran DEADLOCK

I?m Everyone, but NoOne
I?m Everything, but NoThing
I?m Everywhere, but NoWhere

Jika komputer Anda tiba-tiba menampilkan sebuah gambar dengan pesan tersebut (lihat gambar 1), Anda disarankan untuk segera ambil tindakan. Pasalnya, komputer Anda sudah diserang virus yang aktif dan mematikan.

Virus tersebut akan menampilkan pesan tersebut dalam desktop yang telah diambil alih. Biasanya pesan ini hanya akan muncul pada waktu yang ditentukan. Seiring dengan munculnya pesan ini, maka semua file yang ada di semua drive akan dihapus, termasuk program dan file system Windows.

Jadi, kalau Anda melihat pesan ini pada komputer Anda, kemungkinan sudah terlambat karena sebentar lagi data di komputer Anda akan dihancurkan. Seperti peribahasa "air tenang menghanyutkan", rupanya di dalam bisunya virus ini menyimpan bom waktu di komputer korbannya yang akan diaktifkan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

Puncaknya, pada tanggal 12 dan 13 nanti, Deadlock akan membuat komputer Anda benar-benar deadlock alias dihancurkan semua datanya, baik data di seluruh harddisk, flashdisk, maupun file-file Windows sehingga menampilkan pesan "NTLDR is Missing".

Kenali cirinya

Virus ini sebenarnya masih masuk ke dalam keluarga Visual Basic yang dikompresi dengan menggunakan program Petite 2.x dengan ukuran sekitar 80 KB. Ikon yang digunakan juga tidak disamarkan, tetap menggunakan ikon aplikasi dan kemungkinan berasal dari salah satu kota di Kalimantan (Samarinda).

Jika virus ini aktif di komputer, ia akan membuat beberapa file yang akan dijalankan pada saat komputer dinyalakan.
- C:-Windows-system32-apache.exe
- C:-Windows-system32-mysql.exe

Pemilihan nama apache dan mysql kemungkinan bertujuan menyamarkan dirinya sebagai program populer Apache dan Mysql. Agar file tersebut dapat aktif secara otomatis pada saat komputer dinyalakan, ia akan membuat beberapa string pada registry berikut:
-HKEY_LOCAL_MACHINE-SOFTWARE-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Run
-mysql = C:-Windows-system32-mysql.exe
-HKEY_CURRENT_USER-SOFTWARE-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Run
-apache = C:-Windows-system32-apache.exe

Virus ini cukup cerdik dalam mengelabui pengguna. Pengguna tidak akan curiga jika sebenarnya komputer tersebut telah terinfeksi karena tidak ada tanda-tanda yang biasa dilakukan oleh virus lokal lainnya, seperti disable Task Manager / MSConfig / Regedit atau Folder Options, selain itu file yang dibuat juga tidak mencurigakan karena seolah-olah merupakan program Apache dan MySql. Pengguna baru sadar bahwa komputer telah terinfeksi virus pada saat terlambat, yang kala itu akan muncul pesan dari pembuat virus yang kemudian diikuti dengan munculnya pesan "error Windows file Protection". Hal ini menandakan bahwa ada suatu program yang berusaha untuk menghapus file system Windows.

Virus ini akan aktif secara otomatis setiap kali pengguna mengakses suatu drive/flash disk dengan memanfaatkan autorun Windows dengan membuat 3 buah file, yakni:
-[Desktop.ini] yang berisi script untuk menjalankan file [folder.htt]
-[Folder.htt], berisi script untuk menjalankan file utama yakni [flashguard.exe]
-[Flashguard.exe] merupakan file induk yang akan di jalankan.

Flashdisk merupakan salah satu media yang paling banyak digunakan oleh pengguna. Hal inilah yang akan dimanfaatkan oleh sebagian bahkan boleh dibilang semua virus untuk menyebarkan dirinya. Hal ini juga akan dilakukan oleh virus Deadlock dengan cara membuat beberapa file berikut.
-Desktop.ini
-Folder.htt
-Flashguard.exe

Bom waktu

Virus Deadlock laksana bom waktu yang akan menghancurkan komputer target pada waktu yang telah ditentukan. Virus ini akan menjalankan aksinya setiap tanggal 12-13 sekitar pukul 08.00-09.00 setiap bulan dengan cara MENGHAPUS SEMUA FILE/DATA TERMASUK FILE SYSTEM WINDOWS yang ada di semua drive termasuk di media flashdisk dengan menggunakan perintah cmd.exe /c del /f /s /q /a dan cmd.exe /c rd /s /q sehingga, jika komputer tersebut di-restart, maka akan muncul pesan "error".

Jadi, cara terbaik untuk mengantisipasinya, jangan lupa melakukan back-up data. Untuk mencegah terinfeksi virus ini, Anda disarankan menggunakan program antivirus yang dapat mendeteksi virus ini dengan baik.

Menurut pengetesan Lab Vaksincom, saat ini virus yang terdeteksi oleh Norman sebagai Deadlock belum terdeteksi oleh mayoritas antivirus yang ada di Indonesia, baik antivirus lokal maupun antivirus mancanegara. Norman Endpoint Protection mendeteksi virus Deadlock sebagai Tibs.DKKR.

Jika Anda menginginkan data Anda yang menjadi korban Deadlock ini kembali, jangan sekali-kali menginstal ulang OS Anda ke harddisk yang mengandung data Anda yang hilang tersebut. Lakukan proses recovery data penting dengan menggunakan aplikasi data recovery dan metode yang benar.

Jika Anda menginstal ulang OS Anda ke harddisk yang mengandung data yang ingin Anda selamatkan, kemungkinan keberhasilan recovery akan sangat rendah. Jika Anda tidak berpengalaman pada data recovery dan ingin mendapatkan bantuan data recovery profesional dengan harga yang reasonable, silakan hubungi divisi Data Recovery Vaksincom di e-mail info[at]vaksin.com.

Read more

0 6 Langkah Bersihkan Virus Deadlock secara Manual

1. Disable [System Restore] selama proses pembersihan. Masuk menu Start>>Control Panel>>System>>System Restore>>Pilih turn off

2. Matikan proses virus yang aktif di memori, gunakan tools pengganti Task Manager, seperti Process Explorer, kemudian matikan proses yang mempunyai nama mysql.exe dan apache.exe

Silahkan download tools tersebut di url berikut:
http://technet.microsoft.com/en-us/sysinternals/bb896653.aspx

3. Agar virus ini tidak dapat aktif kembali sebaiknya blok file tersebut agar tidak dapat di eksekusi dengan mendaftarkan pada Software Restriction Policies. Fitur ini hanya ada pada komputer dengan sistem operasi Windows XP Professional/Windows Server 2003/Windows Vista dan Windows Server 2008, dengan cara:

- Klik menu [Start]
- Klik menu [Run]
- Pada kotak dialog RUN, ketik perintah SECPOL.MSC kemudian klik tombol [OK]
- Setelah muncul layar Local Security Settings, klik kanan pada menu Software Restriction Policies lalu klik Create New Policies
- Pada menu Software Restriction Policies, klik Additional Rules
- Klik kanan pada Additional Rules, kemudian pilih New Hash Rule..., kemudian akan muncul layar New Hash Rule
- Pada kolom File hash klik tombol Browse kemudian arahkan ke direktori [C:-Windows-system32-apache.exe]
- Kemudian klik tombol [Open]
- Pada kolom Security level pilih [Disallowed]
- Pada kolom description boleh di isi atau dikosongkan saja
- Klik tombol [Apply]
- Klik tombol [Ok]

Catatan:
Jika komputer Anda tidak terinstall Windows XP Professional/2003 Server/Vista/2008 lewati langkah ini.

4. Hapus string registry yang sudah diubah oleh virus. Untuk mempercepat proses perbaikan salin script di bawah ini pada program notepad kemudian simpan dengan nama repair.inf kemudian jalankan file tersebut dengan cara
- Klik kanan file repair.inf
- Klik [Install]

[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom

[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del

[UnhookRegKey]
HKLM, Software-CLASSES-batfile-shell-open-command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software-CLASSES-comfile-shell-open-command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software-CLASSES-exefile-shell-open-command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software-CLASSES-piffile-shell-open-command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software-CLASSES-regfile-shell-open-command,,,"regedit.exe "%1""
HKLM, Software-CLASSES-scrfile-shell-open-command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE-Microsoft-Windows NT-CurrentVersion-Winlogon, Shell,0, "Explorer.exe"
HKLM, SYSTEM-ControlSet001-Control-SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"
HKLM, SYSTEM-ControlSet002-Control-SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"
HKLM, SYSTEM-CurrentControlSet-Control-SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"
HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Policies-Explorer, NoDriveTypeAutoRun,0x000000ff,255
HKLM, SOFTWARE-Microsoft-Windows-CurrentVersion-policies-Explorer, NoDriveTypeAutoRun,0x000000ff,255


[del]
HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Run, apache
HKLM, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Run, mysql

5. Hapus file induk virus yang ada di direktori

- C:-Windows-system32-apache.exe
- C:-Windows-system32-mysql.exe

6. Untuk pembersihan optimal dan mencegah infeksi ulang, install dan scan dengan menggunakan antivirus yang up-to-date.

Anda juga dapat menggunakan Norman Malware Cleaner, silahkan download tools tersebut di alamat berikut http://www.norman.com/support/support_tools/58732/en-us

Catatan:
Jika komputer yang terinfeksi Deadlock ini tidak dapat melakukan booting Windows dengan muncul pesan error NTLDR Is Missing sebaiknya lakukan install ulang, sedangkan untuk data yang telah dihapus silahkan Anda recovery dengan menggunakan software recovery seperti GetData Back/Easy Recovery/Recovery my Files, tetapi hal ini tidak akan menjamin semua data akan dapat diselamatkan.

Read more

0 Auto Text pada Microsoft Word

AutoText, fungsinya adalah untuk menyelipkan teks secara otomatis. Maksudnya begini, seringkali kita menggunakan kata atau frasa yang sama berulang kali ketika menyusun suatu naskah. Daripada mengetik frasa yang panjang berulang kali, bukankah lebih efisien kalau kita menggunakan tombol shortcut untuk memunculkan frasa itu?

Katakanlah Anda akan sering menggunakan frasa “PCplus: paling plus bicara PC” ketika menyusun suatu naskah. Ketik dulu frasa tersebut, kemudian blok untuk melakukan seleksi. Selanjutnya tekan [Alt] + [F3] untuk mengeluarkan kotak dialog “Create Auto Text”.

Masukkan karakter shortcut yang ingin Anda gunakan, misalnya “pcplus”, lalu klik [OK]. Selanjutnya untuk mengetikkan frasa “PCplus: paling plus bicara PC”, Anda cukup mengetikkan kata “pcplus” dan tekan [F3]. Otomatis, frasa “PCplus: paling plus bicara PC” langsung tertulis di naskah Anda. Sebagai catatan, fungsi ini tidak hanya berlaku untuk teks saja tapi bisa juga digunakan untuk tabel dan gambar.
Read more

0 Modifikasi Shortcut Microsoft Word

Jika Anda mengklik icon [Open] atau [Save] pada toolbar Microsoft Word, muncullah jendela dialog. Di bagian tengah, Anda bisa menjelajah harddisk untuk menentukan lokasi file. Di samping kanan terdapat preview dari dokumen yang akan dibuka, sedangkan di samping kiri terdapat shortcut menuju Desktop, My Documents, History, Favorites, dan Web Folder. Hadirnya shortcut itu membuat kita bisa dengan cepat mengakses ke lokasi tertentu.

Sayangnya, dokumen yang hendak disimpan atau dibuka biasanya tidak ada di tempat-tempat yang shortcut-nya sudah dibuatkan. Hapus saja shortcut yang sudah ada dan ganti dengan shortcut menuju folder yang memang sering Anda gunakan.

Anda dapat menghilangkan shortcut lewat registry seperti ini:
1. Jalankan Registry Editor.
2. Masuklah ke sub key KEY_CURRENT_USER-Software-Microsoft-Office-9.0-Common-Open Find- Places-StandardPlaces. Di dalamnya terdapat lima key, yaitu Desktop, Favorites, My Document, Publishing, dan Recent. Key inilah yang menciptakan shortcut pada jendela “Open / Save” pada Microsoft Word Anda. Key Desktop, Favorites, dan My Documents merujuk ke shortcut Desktop, Favorites, dan My Documents, sedangkan key Publishing merujuk ke shortcut Web Folders, dan key Recent merujuk ke shortcut History.
3. Katakanlah Anda ingin menghilangkan shortcut Web Folders. Masuklah ke key Publishing. klik ganda DWORD value yang bernama [Show], ganti value data-nya menjadi “0”.
4. Sekarang coba Anda buka Microsoft Word dan klik icon [Open] atau [Save]. Semestinya, shortcut Web Folder sudah tidak ada. Untuk menghilangkan shortcut lainnya, Anda dapat melakukannya pada key-key lainnya sesuai dengan shortcut yang ingin Anda hilangkan.

Kalau Anda tadi sudah bisa menghilangkan shortcut yang tidak perlu, maka sekarang mari belajar membuat shortcut sendiri yang akan merujuk ke folder favorit.Untuk mewujudkannya, buka lagi Registry Editor, lalu ikuti langkah-langkah ini.
1. Masukklah ke sub key HKEY_CURRENT_USER-Software-Microsoft-Office-9.0-Common-Open Find- Places-.
2. Buat key baru dengan nama “UserDefinedPlaces”.
3. Di dalamnya buat key lagi dengan nama, misalnya “shortcut1”.
4. Di dalam key shortcut1 tersebut buat string value dengan nama “Name”, dan isikan value data-nya dengan nama terserah Anda. Nama ini yang akan mucul pada jendela Open atau Save di Microsoft Word.
5. Kemudian buat string value lagi dan kali ini beri nama “Path”. Isikan value data-nya dengan alamat lengkap dari folder yang ingin Anda buat shortcut-nya.
6. Coba Anda buka lagi jendela Open/Save, dan shortcut buatan Anda tadi akan terlihat di sana.

Anda dapat membuat shortcut favorit Anda tersebut lebih dari satu. Namun perlu dicamkan, maksimal hanya lima shortcut yang bisa tampak pada jendela Open/Save, sudah termasuk shortcut standar dari Microsft Word. Jadi jika ingin membuat satu shortcut favorit, Anda harus menghilangkan salah satu shortcut standar Microsoft Word. Jika ingin membuat lebih dari satu, tentu saja Anda juga harus menghapus shortcut standar Word lebih dari satu.
Read more

0 Komentar Suara di Microsoft Word

Microsoft Word memiliki fitur komentar yang bisa diakses melalui menu [Insert] > [Comment]. Dengan fitur tersebut Anda dapat memberikan suatu catatan pada kata, kalimat, atau paragraf yang ada pada dokumen Anda. Komentar tersebut biasanya berupa tulisan.

Tahukah Anda bahwa sebenarnya Anda juga bisa memasukkan komentar berupa suara? Komentar tersebut bisa berupa suara Anda sendiri atau suara dari sumber lain.

Sebelum menggunakan fasilitas ini, Anda harus mengatur sumber rekaman. Cara mengaturnya begini.
1. Jalankan Volume Control melalui [Start] > [All Programs] > [Accessories] > [Entertainment] > [Volume Control].
2. Klik [Options] > [Properties].
3. Pilih [Recording] di bagian “Adjust volume for:”, setelah itu klik [OK].
4. Beri tanda centang pada [Select] di bawah [Mic Volume] kalau Anda hendak menggunakan mikropon. Jika sumber suara berasal dari tempat lain, tandai kotak [Select] di bawah [Stereo Mix].
5. Geserlah tombol geser volume sesuai dengan volume perekaman yang Anda inginkan.
6. Tutup jendela Record Control.

Sekarang saatnya Anda untuk menambahkan komentar pada dokumen. Caranya begini.
7. Jalankan Microsoft Word.
8. Setelah program terbuka, klik [File] > [Open...] dan bukalah salah satu file yang akan Anda beri komentar suara.
9. Klik kanan mouse pada toolbar, kemudian klik menu [Reviewing].
10. Sebuah toolbar “Reviewing” muncul. Klik panah bawah yang terdapat pada posisi paling kanan toolbar tersebut. Setelah itu klik [Add or Remove Buttons] > [Reviewing] > [Insert Voice].
11. Pada dokumen yang terbuka, letakkan kursor di tempat Anda ingin memberi komentar.
12. Klik icon [Insert Voice] pada toolbar.
13. Sebuah icon bergambar speaker dan sebuah jendela rekaman baru dengan judul “Sound Object in namafile.doc” akan muncul. Tekan tombol [Record] yang bergambar lingkaran merah untuk mulai merekam.
14. Bicaralah pada mikropon segera setelah tombol [Record] ditekan. Untuk menghentikan perekaman, klik tombol [Stop]. Perlu diketahui, waktu perekaman maksimal adalah 60 detik atau 1 menit.
15. Setelah Anda selesai merekam, tutup jendela Sound Object in namafile.doc.
Read more

0 Sembunyikan Informasi Pribadi

Coba Anda buka Windows Explorer, kemudian cari salah satu dokumen yang dibuat dengan Microsoft Word yang Anda miliki. Perhatikan pada Status Bar, terdapat sebuah informasi mengenai pembuat dokumen tersebut. Sekarang klik kanan file tersebut, lalu klik [Properties]. Ketika window Properties terbuka, klik tab [Summary] dan lihat bagian Author:, di sana juga tertulis nama pembuat dokumen.

Bagi beberapa orang mungkin informasi pembuat dokumen tadi cukup mengganggu. Nah, Anda dapat menghilangkannya.

Ini caranya:
1. Jalankan program Microsoft Word.
2. Tekan tombol Microsoft Office, kemudian pilih menu [Prepare] > [Inspect Documents].
3. Pada jendela Inspect Document, berikan tanda cek di depan [Document Properties and Personal Information].
4. Klik tombol Inspect untuk memulai pemeriksaan. Jika diindikasikan file Anda menyimpan data-data pribadi, Anda dapat menghilangkannya seketika dengan mengklik tombol [Remove All].
5. Terakhir, klik [Close] untuk menutup jendela Inspect Document.
Read more

0 Melindungi Word dengan Password

Bila komputer Anda digunakan beramai-ramai oleh banyak orang, Anda harus melindungi aplikasi yang tidak boleh dipakai oleh semua orang. Nah, ada cara sederhana agar orang lain tidak dapat menggunakan aplikasi Word seenaknya.

Kita bisa membuat sebuah aplikasi di mana bila seseorang ingin menggunakan aplikasi Microsoft Word mereka harus memasukkan sebuah password yang telah kita tentukan. Caranya begini:
1. Buka aplikasi Microsoft Word Anda, kemudian pilih tab [View].

2. Pada pita di bawahnya, klik tombol [Macros].

3. Setelah muncul jendela “Macros”, isi “Macro name” dengan nama “AutoNew”. Perlu diperhatikan, nama makro harus disimpan dengan nama “AutoNew”.

4. Klik [Create] untuk mulai membuat makro.

5. Selanjutnya, akan muncul jendela Microsoft Visual Basic editor. Pada jendela tersebut, ketikkan skrip di bawah ini.

pass = InputBox("Masukkan password Anda.")
If pass = "rahasia" Then
End
Else
MsgBox ("Password yang Anda masukkan salah.")
ActiveDocument.Close
End If

Pada skrip di atas, Anda dapat mengganti “rahasia” dengan password yang akan Anda inginkan.Simpan makro Anda kemudian tutup aplikasi Microsoft Word.

Sekarang, buatlah shortcut Microsoft Word baru dengan cara mengklik kanan mouse pada desktop dan pilih menu [New] > [Shortcut]. Isi “Type the location of the item” dengan "C:-Program Files-Microsoft Office-Office12-WINWORD.EXE" /n, kemudian klik [Next].

Isikan “Type a name for this Shortcut” dengan nama “Microsoft Office Word 2007”. Hapus shortcut yang ada di menu start, kemudian pindahkan shortcut yang baru saja Anda buat ke menu Start, menggantikan shortcut yang asli.

Setelah itu tutup aplikasi Microsoft word. Mulai sekarang bila seseorang ingin menggunakan Microsoft Word dan membuat dokumen baru, muncullah kotak yang meminta password.
Read more

0 Bikin Word Menjadi E-mail Editor

Microsoft Word biasa hanya digunakan sebagai “mesin ketik” dokumen. Eh, ternyata fungsi pengolah kata dari Microsoft itu tidak mentok sampai situ saja.

Microsoft Word juga bisa digunakan menjadi penyunting e-mail. Kita bahkan bisa buat tanda tangan kita sebagai tanda pengenal pribadi.

Langkah pertama yang dilakukan untuk mengaktifkan Microsoft Word Anda sebagai aplikasi penyunting e-mail. Beginilah caranya:

1. Buka dulu Microsoft Outlook.
2. Pada menu Outlook, klik [Options] pada menu [Tools] dan klik [Mail Format].
3. Hilangkan tanda centang pada [Use Microsoft Word to edit email messages].
4. Beri tanda centang pada [Use Microsoft Word to read Rech Text email messages].
Read more

0 Bikin Tema E-mail

Tahu enggak, kita bisa memberikan sentuhan personal pada e-mail yang kita kirim sesuai dengan kesukaan kita. Misalnya huruf yang kita inginkan untuk e-mail.

Tapi itu sih biasa. Kalau mau sedikit di luar kebiasaan, kita bisa menentukan tema e-mail dengan wallpaper khusus. Nah, dengan begitu, e-mail kita tampil berbeda plus dengan gaya yang kita suka.

Untuk membuat teme e-mail Anda, ikuti langkah-langkah ini.
1. Jalankan Outlook.
2. Pada menu [Tools] Anda klik [Options] dan pada jendela yang muncul, klik tab [General].
3. Kemudian klik [Email Options] dan pada jendela “Email Options”, klik tab [Personal Stationery].
4. Dari kotak “Personal Stationery” inilah Anda dapat melakukan perubahan sesuai dengan kepribadian Anda.
5. Klik tombol [Theme] untuk memilih tema e-mail Anda. Setelah jendela “Themes or Stationery” muncul, tampaklah beberapa pilihan misalnya [Axis], [Bars], dan [Blend]. Bila ternyata tema belum di-instal, Anda harus menyiapkan CD Microsoft Office pada CD/DVD-ROM drive dan klik tombol [Install].
6. Bila sudah menemukan tema yang sesuai, selanjutnya Anda dapat memilih font yang sesuai dengan pilihan Anda. Bila Anda ingin memilih font yang berbeda untuk e-mail baru dan e-mail balasan, klik tombol [Font] di bawah pilihan “New Email Message” dan klik juga tombol [Font] di bawah pilihan “Replying or forwarding Message”.
7. Anda juga dapat mengubah font yang sama untuk e-mail yang Anda kirimkan, baik e-mail baru dan e-mail balasan atau e-mail yang terima dengan mengklik tombol [Font] di bawah pilihan “Composing and reading Plain text message”.
Read more

0 Instal Ulang, E-mail Enggak Hilang

Kurang dari sebulan lagi Windows 7 dirilis. Di saat itu, kita merasakan Windows yang benar-benar “fresh”. Tampilan secantik Vista dipadu dengan kecepatan Windows XP. Sebelum instal ulang, baiknya buat cadangan dulu buat data penting -- entah itu ditaruh ke CD/DVD atau disalin ke harddisk eksternal.

Backup data sih bisa pakai copy-paste, enggak ada masalah. Tapi, backup e-mail harus pakai cara khusus. Inilah caranya.
1. Buka Microsoft Outlook
2. Klik menu [File], lalu klik [Import and Export...].
3. Pada kotak dialog “Import and Export Wizard”, pilih [Export to a file], lalu klik [Next].
4. Pilih [Personal Folder File (.pst)], lalu klik [Next].
5. Pilih folder yang ingin Anda backup. Jika Anda ingin mem-backup seluruh folder, pilih Personal Folder dan beri tanda centang pada [Include subfolders], lalu klik [Next].
6. Tentukan nama file dan folder tempat hasil backup akan disimpan, lalu klik [Finish].
7. Jika Anda ingin agar file hasil backup Anda aman, beri password pada file tersebut. Jangan lupa untuk memilih option [Compressible Encryption], lalu klik [OK].

Kalau sudah tunggu untuk proses backup. Bila prosesnya sudah selesai, pindahkan file pst ke CD, DVD, atau USB flash disk—pokoknya jangan di partisi sistem operasilah. Kemudian, Anda bisa format hard disk untuk instal Windows 7 dan Office 2007.

Agar e-mail bisa terbaca kembali di Windows 7, lakukan langkah ini:
1. Masuklah Microsoft Outlook
2. Klik menu [File], lalu klik [Import and Export..].
3. Pada kotak dialog “Import and Export Wizard”, pilih [Import from another program or file], lalu klik [Next].
4. Pilih Personal Folder File (.pst), lalu klik [Next].
5. Tentukan nama file dan folder tempat file back-up Anda disimpan, lalu klik [Next].
6. Tentukan di folder mana Anda akan meletakkan file hasil impor, lalu klik [Finish].
Read more

0 Kirim E-mail Pakai Server SMTP Lain

Enggak semua kantor memberikan akses ke server SMTP kalau orang akses dari luar jaringan lokal. Alhasil, saat kita di rumah, kita enggak bisa mengirim e-mail dengan alamat e-mail kantor. Paling-paling, kita cuma bisa terima saja.

Kenapa sih begitu? Soalnya, SMTP bisa dipakai spammer untuk mengirim spam atau mengebom e-mail ke orang lain dengan ratusan, ribuan, bahkan jutaan e-mail. Kalau server SMTP kita dipakai spammer, yang rugi bukan hanya orang yang diserang. Kita pun rugi. Begitu server kita ketahuan mengirim spam, server kita masuk daftar hitam. Kalau sudah begitu, kita akan sulit mengirim e-mail apapun.

Untuk menyiasati ini, bikin agar kita bisa menggunakan server SMTP dari penyedia jasa internet (ISP) untuk mengirim e-mail. Caranya begini:
1. Pada program Microsoft Outlook klik [Tools] > [Account Settings…]
2. Saat jendela “Accounts Settings” muncul, pilih [New] jika Anda ingin membuat akun baru atau pilih akun dan klik [Change…] jika ingin mengubah akun yang sudah ada.
3. Pada bagian “Incoming mail server (POP3)” isikan alamat POP mail Anda, sedangkan pada “Outgoing mail server (SMTP)” isikan alamat server SMTP dari ISP Anda.
4. Isikan username dan password e-mail Anda pada bagian “Logon Information”.
5. Setelah itu klik [More Settings…]. dan tandai [My outgoing server (SMTP) requires authentication] pada tab [Outgoing server].
6. Kemudian pilih [Log on using] dan isikan username dan password e-mail dari ISP Anda.
7. Jika sudah, klik [OK] > [Next], lalu pilih nama akun yang baru saja Anda buat atau ubah, kemudian klik Set as default, dan klik [Close].

Setelah melakukan langkah-langkah di atas, Anda sudah bisa mengklik [Reply] untuk membalas e-mail yang Anda terima. Sebagai catatan tambahan: jika server SMTP dari ISP Anda tidak mendukung open relay, alamat e-mail yang ada pada bagian E-mail address di Internet E-mail Settings harus menggunakan alamat e-mail dari ISP dan bukan alamat POP mail.
Read more

0 Epson Luncurkan Enam Produk Unggulan Sekaligus

DENPASAR, KOMPAS.com - Perusahaan solusi cetak digital, Epson Indonesia meluncurkan enam produk barunya sekaligus yakni tiga proyektor, dua printer, dan satu scanner. Semuanya dikemas dalam tema "Start Your Engine: The Race is On".

Diluncurkannya varian proyektor Epson EB-S7, EB-X7 dan EB-W8 merupakan langkah terobosan Epson untuk merajai pasar proyektor di Indonesia. Begitu pula dengan printer Epson Stylus TX550W dan Stylus T1100 serta scanner Epson Perfection V600. Setiap varian diluncurkan sesuai dengan masing-masing target pasarnya, seperti dunia pendidikan, perusahaan dan pemerintahan.

"Pada peluncuran produk hari ini, kami ingin meluncurkan produk terbaik sesuai dengan target marketnya," tutur Presiden Direktur Epson Indonesia Hirasaki Michiya dalam acara peluncuran di Denpasar, Selasa (6/10).

Hirasaki mengatakan Epson menyadari bahwa perkembangan pasar proyektor di Indonesia berkembang sangat cepat dan Epson berniat menjadi nomor satu di Indonesia. Untuk meraih itu, seluruh produk yang diluncurkan Epson pada kesempatan ini memenuhi kebutuhan pasar proyektor XVGA, SVGA, dan WXGA.

EB-S7 diluncurkan untuk menggawangi dunia pendidikan, EB-X7 untuk korporat dan EB-W8 untuk maximum wide range. Printer Stylus Office T1100 diluncurkan Epson untuk unggul di pasar bisnis Indonesia yang didominasi oleh segmen korporat dan pemerintahan. Apalagi kebutuhan pencetakan dokumen berwarna dan foto berukuran A3+ makin meningkat.

Sementara Stylus TX550W ditargetkan khusus untuk bisnis fotografi. "Targetnya untuk bisnis foto yang lama yang memakai analog untuk diubah menjadi digital. Segmennya lebih ke bisnis foto yang di rumahan atau foto studio," lanjut Hirasaki.

Cita-cita ini juga didukung oleh Perfection V600 yang hadir dengan resolusi 6400x9600 dpi dan menampilkan fitur Digital Image Correction Engine (ICE) Technology yang berfungsi menghilangkan debu dan coretan pada hasil pemindaian film dan foto.
Read more

0 Adobe Flash Player 10.1 Bawa Animasi ke Smartphone

JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah kebutuhan layanan multimedia meningkat pesat, Adobe mengumumkan Flash Player 10.1 untuk berbagai platform smartphone melalui Open Screen Project. Dengan aplikasi ini beragam konten animasi serta game-game dan video berbasis Flash bisa dimainkan di berbagai ponsel pintar.

Flash Player 10.1 juga sudah dilengkapi fitur yang mendukung layar sentuh, akselerometer, dan screen orientation. Selain itu, sofware ini juga mendukung kontrol berbasis sensor gerakan yang saat ini banyak dipakai untuk navigasi game dan musik. Adobe mengklaim software ini tidak akan menyedot daya besar saat memainkan beragam konten dan menghabiskan baterai.

Versi beta untuk pengembang akan tersedia akhir tahun ini. Masing-masing untuk platform Windows Mobile dan Palm webOS. Sementara versi beta untuk BlackBerry, Symbian, dan Android baru akan tersedia tahun 2010.

Adobe menyatakan tak kurang dari 19 vendor handset telah bekerja dengannya untuk mengintegrasikan software tersebut. Bahkan, bukan tidak mungkin Flash Player 10.1 akan mendukung handset-handset non-smartphone.

Sayangnya software tersebut belum akan mendukung iPhone. Adobe menyatakan pihaknya masih berupaya agar Flash Player bisa mendukung platform buatan Apple tersebut meski masih sangat terbatas.
Read more
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon More