• slide 1

    Featured 1

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua....

  • slide 2

    Featured 2

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua....

  • slide 3

    Featured 3

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua....

  • slide 4

    Featured 4

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua....

  • slide 5

    Featured 5

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua....

  • slide 6

    Featured 6

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua....

  • slide nav 1

    Featured 1

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor ...
  • slide nav 2

    Featured 2

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor ...
  • slide nav 3

    Featured 3

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor ...
  • slide nav 4

    Featured 4

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor ...
  • slide nav 5

    Featured 5

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor ...
  • slide nav 6

    Featured 6

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor ...

Welcome to Fresh Revolution

Delete this element to display blogger navbar

0 Mudahnya Merancang Rumah Sendiri

Merancang rumah tanpa bekal ilmu yang relevan seringkali menjadi masalah. Urusan yang satu ini sebaiknya memang diserahkan saja kepada ahlinya, yaitu para arsitek. Tapi, jika Anda keukeuh ingin mencoba merancang sendiri, ya boleh-boleh saja.

Banyak software yang bisa membantu Anda merancang rumah sendiri. Bukan software yang rumit seperti Autocad atau sejenisnya loh ya. Ada kok perangkat lunak untuk merancang yang pemakaiannya lebih simpel. Salah satunya adalah Sweet Home 3D.

Aplikasi gratisan ini dapat dimanfaatkan untuk mendesain bangunan tempat tinggal dalam lingkup sederhana. Anda bisa menggunakannya untuk membuat denah rumah dan mengatur tata letak perabot rumah. Cara pakainya sangat simpel, karena menggunakan sistem drag-and-drop.

Hasilnya bisa Anda lihat secara real-time dalam bentuk 3D —meski saat membuatnya menggunakan format 2D. Anda dapat melongoknya seakan-akan masuk ke dalam rancangan rumah tersebut melalui fitur virtual tour. Keren, kan?

Berminat mencoba aplikasi gratisan ini? Ikuti langkah-langkah berikut.


1. Unduh, instal, dan jalankan aplikasi Sweet Home 3D (bisa diperoleh di www.sweethome3d.eu). Anda akan melihat tiga jendela dalam aplikasi tersebut—jendela sisi kiri berisi komponen penyusun rumah (jendela hingga perabot), sisi kanan-atas berisi area kerja gambar, dan sisi kanan bawah berisi preview 3D rancangan.

2. Ubah satuan ukur aplikasi. Klik [File] > [Preferences…]. Di boks "Preferences", pilih [Meter] pada menu "Unit". Jika ingin dapat mengaplikasikan warna dan tekstur pada rumah, klik [Floor color or texture]. Klik [OK].

3. Mulailah membuat rancangan denah rumah. Pastikan Anda telah mengetahui ukuran luas bangunan. Klik tombol [Create Walls]. Buatlah dinding utama rumah dengan mengklik-tarik pointer hingga membentuk garis. Jika sudah selesai, klik-dobel pointer untuk menghentikan proses pembuatan dinding.


4. Tampilan 3D dinding rumah akan langsung muncul di jendela sisi kanan bawah aplikasi. Anda bisa membentuk dinding dalam rumah melalui tombol [Create Room]. Cara penggunaannya sama dengan membentuk dinding. Tool ini akan membuat area ruang plus menampilkan ukurannya.

5. Setelah ruangan-ruangan terbentuk, buatlah dinding ruangan dengan [Create Walls] kembali. Setelah terbentuk, modifikasi setiap ruangan dengan mengklik-kanan salah satu ruangan, lalu klik [Modify rooms…] dari menu yang muncul.

6. Beri nama ruangan pada "Name". Pilih warna atau tekstur untuk lantai dan langit-langit di dua menu di bawah. Untuk mengganti lantai menjadi lantai keramik, centangi [Display Color], klik [Texture] dan tombol di sampingnya, lalu pilih tekstur lantai yang diinginkan. Klik [OK]. Lantai akan terlihat di jendela ruangan 3D.

7. Modifikasi dinding dengan mengklik-kanan salah satu dinding di jendela kanan atas, lalu klik [Modify walls...]. Kelola warna dan tekstur di menu "Left Side" dan "Right Side". Masing-masing permukaan dinding dapat diatur. Anda juga dapat mengelola ketebalan sampai ketinggian dinding di menu lain. Klik [OK].

8. Buatlah pintu dan jendela. Klik segitiga di opsi [Doors and windows] yang ada di jendela sisi kiri atas. Buat kusen lebih dulu. Klik [Door frame], lalu tarik ke jendela kanan atas. Tempatkan pada posisi yang diinginkan. Jika ingin ukurannya diubah, klik-dobel kusen, lalu atur ukuran di boks yang muncul. Klik [OK].

9. Selanjutnya, masukkan pintu dengan mengklik-tarik [Door] ke arah kusen. Perhatikan arah bukaan pintu. Jika garis lengkung berada di dalam ruangan, berarti bukaan pintu mengarah ke dalam. Anda bisa memasang jendela dengan cara yang sama memakai komponen berlabel “Windows”. Pilih jenis jendela yang dikehendaki.

10. Setelah bangunan selesai, Anda bisa merancang tatanan perabot di dalam rumah. Pilih jenis perabotan dari menu jendela kiri atas. Untuk dapur misalnya, cari perabot di “Kitchen”. Klik-tarik perabot yang diinginkan di posisi ruangan dapur. Tata posisi dan arahnya.

11. Tampilan 3D rancangan rumah Anda dapat dirotasi dengan mengklik-tarik gambar di jendela kanan bawah agar Anda dapat melihat seluruh posisi ruangan. Anda bisa mengunjungi setiap ruangan dengan mengklik [3D view] > [Virtual visit].


12. Simpan rancangan Anda untuk dikonsultasikan ke arsitek atau kontraktor. Klik [File] > [Save]. Beri nama dan simpan. Ingat, file ini hanya dapat disimpan dalam format bawaannya. Jika ingin dikirim ke pihak lain, simpanlah dalam format PDF dengan mengklik [File] > [Print to PDF...].
Read more

0 Perintah Office Pakai Suara

Idem dengan Windows Media Player, Anda juga dapat memerintah Office menggunakan suara atau biasa disebut speech recognition. Selain itu, Anda dapat pula mendikte atau memilih menu, toolbar, dan kotak dialog pakai suara (dengan bahasa Inggris).

Belum pernah menggunakan aplikasi ini? Anda bisa melakukan instalasi dengan mengklik “Speech” pada menu Tools di Microsoft Word, atau menjalankan Custom installation pada saat instalasi Microsoft Office. Setelah terinstal, tombol Speech akan muncul di menu Tools di semua program Microsoft Office.

Untuk mulai menggunakannya, Anda memerlukan sebuah mikrofon yang terhubung dengan sound card atau USB, komputer dengan kecepatan minimal 400MHz atau lebih, RAM minimal 128MB atau lebih, dan Windows 98 sampai yang terbaru.

Ada dua pilihan mode yang disediakan fitur ini, yakni Voice Command dan Dictation. Mode Voice Command memungkinkan Anda memberikan perintah pada Microsoft Word, misalnya untuk memilih menu, toolbar, kotak dialog, atau untuk mengubah format dokumen. Sedangkan untuk mendikte Microsoft Word sehingga Anda tidak perlu lagi mengetikkannya dengan keyboard, pilih mode Dictation. Untuk berpindah antara mode Voice Command dan Dictation, klik saja tombol pada Language bar atau dengan mengatakan "voice command" atau "dictation" di mikrofon.

Contoh speech recognition untuk mengubah font via suara:
1. Untuk membuka kotak Font pada toolbar Formatting, katakan: "font".
2. Untuk mengganti font dari Times New Roman ke Verdana, katakan: "verdana".
Read more

0 Bermain dengan 3D di Photoshop


Adobe Photoshop tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk memanipulasi foto atau gambar. Di edisi CS4 Extended, aplikasi ini menyediakan pula fasilitas untuk menciptakan gambar tiga dimensi (3D). Meski sederhana, hasilnya cukup ciamik serta praktis digunakan.

Beberapa bentuk 3D siap-pakai, mulai dari bentuk kotak, bola, donat, hingga kaleng bisa Anda manfaatkan. Tinggal pilih foto, klik beberapa opsi, gambar 3D bisa langsung tercipta.

Sebagai contoh, PCplus akan mengajak Anda membuat kelereng keramik (marble). Mengubah tekstur keramik menjadi bola bisa kita lakukan dengan sedikit langkah saja.


Sudah siap mencoba? Mari kita mulai saja.
1. Buatlah sebuah dokumen gambar baru. Ukuran dan resolusinya bebas. Jika nantinya ingin dicetak, pilihlah resolusi 300 pixels/inch. Jika sudah, siapkan foto atau gambar tekstur yang akan diterapkan pada gambar 3D.

2. PCplus memperoleh gambar tekstur marmer ini dari internet. Dengannya, PCplus akan membuat sebuah kelereng dari marmer. Masukkan gambar dengan mengklik [File] > [Place…]. Cari dan pilih gambar yang dipakai, lalu klik [Place].


3. Setelah gambar masuk, tekan [Enter]. Pilihan bentuk 3D tersedia di menu [3D] > [New Shape From Layer]. Di sini tersedia sejumlah bentuk 3D yang bisa dipakai secara langsung, mulai bentuk kubus, bola, hingga kaleng soda.


4. Untuk menyulap gambar tekstur marmer tersebut menjadi bola kelereng, klik [3D] > [New Shape From Layer] > [Sphere]. Tunggu beberapa saat hingga gambar bola 3D bertekstur gambar pilihan Anda muncul.

5. Kini dua tool 3D di toolbox sudah dapat digunakan. Untuk mengolah gambar, manfaatkan tool di jajaran "3D Rotate Tool". Fitur ini terdiri dari lima tool, yakni 3D Rotate Tool (berfungsi untuk merotasi bentuk 3D ke segala arah), 3D Roll Tool (merotasi bentuk 3D secara satu arah), 3D Pan Tool (mengubah atau menggeser posisi bentuk 3D), 3D Slide Tool (mengubah posisi dan ukuran bentuk 3D), dan 3D Scale Tool (mengubah ukuran bentuk 3D).


6. Supaya tampil lebih realistis, aturlah pencahayaan bentuk 3D yang Anda buat. Manfaatkan panel 3D untuk mengelola gambar. Untuk memunculkannya, klik [Window] > [3D]. Untuk menambahkan efek cahaya, klik tab [Filter: By Lights] berikon bohlam.


7. Ada tiga jenis pencahayaan yang disediakan, yakni Point, Spot, dan Infinite. Biasanya, pencahayaan secara default adalah Infinite. Nah, untuk membuat pencahayaan baru, klik tombol berikon lembaran kertas di panel “3D”, lalu pilih jenis pencahayaan yang dibutuhkan.



8. Sebuah layer cahaya baru akan muncul. Klik layer baru tersebut, lalu atur intensitas pencahayaannya melalui menu “Intensity”. Anda bisa mengatur jatuhnya cahaya memakai tool yang ada di panel properties layer cahaya.




TIPS: Makin Realistis Makin Bagus
Refleksi pantul bisa diutak-atik lagi supaya tampilannya makin realistis. Ubah layer 3D menjadi gambar dengan mengklik-kanan layer tersebut di panel “Layers”, lalu pilih [Rasterize]. Gandakan layer berisi gambar 3D dengan mengklik layer “Background”, lalu tekan tombol [Ctrl] + [J]. Klik [OK] di boks notifikasi yang muncul.

Karena kondisi refleksi selalu terbalik dari posisi foto utama, Anda harus merotasinya. Klik layer duplikasi, lalu klik [Edit] > [Transform] > [Flip Vertical]. Jika gambar diminta untuk diubah menjadi “Smart layer”, klik saja [Yes]. Layer duplikasi akan terbalik secara vertikal. Ubah blending mode layer tersebut—melalui lewat menu drop-down di atas boks dialog Layer—menjadi [Multiply]. Geser layer sampai refleksinya berada tepat di bawah obyek utama.

Refleksi tidak akan memunculkan obyek utama secara utuh. Umumnya, ada kesan gradasi di refleksi. Untuk membuatnya, manfaatkan fasilitas gradient tool. Pertama, buat dulu mask layer dengan mengklik layer duplikasi, lalu klik [Layer] > [Layer Mask] > [Reveal All].

Setelah terbentuk layer mask, klik [Gradient Tool]. Pastikan warna yang terpilih di dua kotak warna—foreground dan background color—adalah hitam dan putih. Pilihlah mode [Black to Transparant] pada menu “Gradient Editor” di sisi atas, lalu gunakan gradasi jenis [Linier].

Klik tarik gradient tool dari arah bawah ke atas pada layer mask di layer hasil duplikasi hingga mendekati posisi foto obyek utama. Lihatlah, kini obyek pada layer duplikasi tampak seperti samar-samar. Supaya tidak terlalu tajam, turunkan sedikit nilai opacity layer duplikasi.

Buatlah bayangan jatuh di bawah kelereng menggunakan [Elliptical Marquee Tool]. Buatlah bentuk oval dalam layer baru di bawah layer kelereng, warnai hitam, lalu beri filter [Filter] > [Blur] > [Motion Blur]. Pilih “Angle” 0 derajat, lalu nilai “Distance” maksimal. Klik [OK]. Lihat hasilnya.
Read more
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon More